Jumat, 02 Maret 2012

Republik Twitter

Film yang satu ini mengangkat kegilaan anak muda akan jejaring sosial, alkisah Sukmo yang diperankan Abimana Aryasatya merupakan sosok yang menjalani kesehariannya dibelakang komputer termasuk berselancar di jejaring sosial termasuk twitter, hingga suatu saat ia jatuh cinta kepada Hanum yang diperankan oleh Laura Basuki. Sukmo merupakan lelaki Jogja yang ambisius, lucu dan cerdas, sementara Hanum adalah gadis yang pemurung. Namun kedua orang ini memandang twitter secara berbeda, bagi Sukmo twitter adalah dirinya apa adanya, sementara Hanum menganggap twitter tak lebih sebagai tempat pelarian. Mereka dekat dan jatuh cinta, namun dunia maya tidak akan pernah memuaskan siapapun yang benar-benar hidup di dunia nyata, Sukmo pun berangkat ke Jakarta untuk menemui Hanum. Namun perjalanan cinta Sukmo tidak semudah yang dibayangkan, nampaknya Sukmo lupa jika di dunia nyata terdapat kelas sosial dan ia harus berjuang menundukkannya.

Film yang baru diluncurkan pertengahan Februari ini sangat menarik, termasuk bagi Menkominfo, Bpk Tifatul Sembiring. "Sebagai pengguna aktif twitter saya memberi apresiasi yang setinggi-tingginya dan senang media sosial ini diangkat dalam sebuah film. Selain memberikan pemahaman positif bagaimana penggunaan twitter dengan baik film ini memberikan ide kreatif bagi anak muda" kata Bapak Menteri usah menonton "Republik Twitter" di senayan City XXI, Jakarta. Menurutnya, film yang mengangkat fenomena pesatnya perkembangan sosial media di masyarakat ini cukup mengena karena memberikan sebuah pembelajaran bagaimana memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari. "Tidak hanya pertemanan, namun twitter bisa dikelola dengan baik bisa berpengaruh terhadap ekonomi, sosial, politik, bisnis, bahkan untuk riset dan pengembangan suatu industri" tambah Tifatul.

Film yang disutradarai oleh Kuntz Agus ini juga menampilkan sosok baru dalam dunia perfilman yang cukup menarik perhatian. Ya, dialah Enzy Storia. Gadis berdarah Aceh Polandia ini berperan sebagai Nadya Cahyadi, pemeran pembantu utama. Menjadi Nadia, Ezy harus menonjolkan karakter yang manja dan kerajingan jejaring sosial. Dara berusia19 tahun ini pun berusaha menggali kemampuan aktingnya, secara otodidak. Dia pun merasa senang dapat beradu akting dengan para seniornya dan akan terus mengasah kemampuan aktingnya.

Enzy Storia




















Para Pemain Republik Twitter


0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free Wordpress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Templates